Posted by: leonywesvalia on: November 20, 2007
Saya tidak habis pikir. Kenapa anggota DEWAN TERHORMAT kita di Indonesia, DPR, tidak memikirkan kesejahteraan rakyat. Banyak sekali hal-hal yang menurut saya dilakukan karena TERLENA akan posisi dan kedudukannya sebagai anggota dewan yang terhormat itu.
Baru saja tadi pagi saya dengar bahwa DPR akan membahas RUU (baca: rapat RUU) Pemilu di hotel. Sekali lagi, HOTEL! Apa yang mereka pikirkan?? Seperti tidak pernah nginap di hotel saja. Tentu saja pakai UANG RAKYAT! Haduh… Di mana hati nurani mereka sebagai, katanya, wakil rakyat tetapi malah menggerogoti hak rakyat! Gemas saya mendengar berita, lagi-lagi tentang DPR yang tidak bermoral, tidak berprikemanusiaan. Flash back… Kemarin dulu, mereka si wakil rakyat itu jalan-jalan ke luar negeri seenak jidatnya. Katanya, studi banding. Tapi menurut saya, itu tamasya bersama. Memang negara Indonesia segitu terbelakangnya, sampai-sampai di sini tidak ada teknologi internet, telepon, dan apapun itu alat komunikasi jarak jauh?? Sepertinya kebutuhan akan tamasya menjadi kebutuhan primer bagi mereka. Sama seperti jika mereka tidak makan atau tidak berpakaian. Menurut saya, orang miskin yang kesulitan makan dan orang gila yang tidak berpakaian pun lebih bermoral dari pada mereka.
Belum lagi kasus aliran dana dari BI ke DPR yang mencapai milyaran rupiah. Kata Gaffari Ramadhan, asisten dosen Perekonomian Indonesia saya, transfer dana itu istilahnya sebagai uang pelicin agar urusan BI cepat selesai. JIka tidak dibayarkan, urusan BI akan sangat lama selesainya, bahkan tidak dikerjakan oleh mereka. Lalu saya tanya dia, apakah itu diatur di UU? Apakah itu sah menurut hukum? Ternya tidak, Saudaraku. Tidak ada satu UU pun yang membahas bahwa UANG PELICIN tersebut ada di dalamnya! Lantas, salahnya di mana? Apa ada di orang-orang BI yang bego’ mau membayar uang pelicin tersebut. Atau di DPR yang tidak mau bekerja jika tidak ada uang pelicin? Menurut saya, DUA-DUAnya sama salahnya dalam kasus ini. BI bego’ dan sok kaya… DPR(ubah)… Binatang…
Coba cari persamaannya?
Back to the hotel…..
Memang MORAL dan RASA MALU merupakan sesuatu yang sangat EKSKLUSIF harganya di Indonesia. Apalagi di gedung Panekuk Kembar di Senayan itu. Alasan mereka, jika rapat di Senayan itu TIDAK EFEKTIF karena ribut dan banyak anggota rapat yang terlambat datang karena KEMACETAN di Jakarta. Wow, wow, WOW!! What a surprise ya?? Lalu, untuk apa gedung panekuk kembar itu di bangun? Sebagai simbol saja, menurut saya. Simbol bahwa kita punya gedung DPR MPR, yang spertinya lebih efektif jika digunakan untuk demonstrasi mahasiswa daripada untuk membahas urusan negara. Simbol bahwa kita itu negara loohh..
TERLAMBAT datang rapat. Please deh, Anda-Anda di Panekuk Kembar lebih rendah dibandingkan anak TK (taman kanak-kanak) dalam soal disiplin. Apa Anda semua sebaiknya kembali ke TK saja ya?? Tentu saja, Anda bisa memperkirakan waktu perjalanan (termasuk kemacetan. Memang, pembangunan jalan raya di Jakarta menjadi minus sejak pembangunan jalan Bus Way mengambil jatah jalan raya biasa) agar tidak terlambat datang rapat. Saya yakin, Anda semua bisa melakukannya dengan baik!
Hal yang miris sekali, sepertinya kebudayaan” terlambat datang” telah dipupuk sejak menjadi mahasiswa. Di kampus saya, UI, HAMPIR semua rapat maupun acara selalu telat. Ini terjadi di mana-mana, termasuk di BEM UI.
Kenyataannya, rapat di hotel tersebut tidak benar-benar efektif dilakukan karena tidak semua anggotanya menginap di hotel tersebut. Ada yang pulang ke rumahnya dan terlambat lagi besok paginya. Bagaimana ini dibiarkan terjadi, Saudaraku sebangsa setanah air?? Berapa lagi uang rakyat yang digunakan untuk hal-hal yang TIDAK PENTING dan TIDAK PERLU oleh DPR? Siapa yang bisa menghentikan ini?? Sadarlah, anggota dewan yang terhormat.. Anda dipilih dan digaji oleh uang rakyat! Seharusnya anda memikirkan kepentingan rakyat! Bukan KEPENTINGAN ANDA. Gak ingat apa, kalau akhirat itu ada? Well, bukan akhirat. Gak ingat apa, kalau neraka itu ada?
hehe,, anak TKnya keren yah.. duduk di kursi empuk sambil tidur.. eh,, ada lagi yg sambil nilpun.. hehehe..
ngrrrr…rrrrr..rrrr….. halo….? loh kok gak nyambung sih? halo?????
kok gak dijawab???
ngrrr..rrrr..rrrr
oooooo… ngorok sih…..
BANGUN PAK BANGUN !!!!!! ada uang suap…dibagi tuh cepet…
kagak kebagian lo nanti heheheheee
[...] Anggota DPR Tertidur, kok Tidak Dimarahi 16 08 2008 Gambar dicomot dari [sini] [...]
parah parah…. seharusnya bistu dibangunin… “Pak Pak, bangun Pak…. katanya mau tidur….”
[...] foto “istirahat dan komunikasi memang penting” diambil disini [...]
duh..
kapan bisa on time ya..??
November 27, 2007 at 11:53 pm
haha..jadi ga salah donk Gus Dur bilang anggota dewan kayak anak TeKa…
Gw sepakat kalo misalnya banyak anggota dewan telah lupa dengan amanahnya yang sangat besar itu. tapi gw ga sepakat kalo itu di generalisir ke seluruh anggota dewan..lo sepakat juga kan ni?